Langsung ke konten utama

Takut Sendiri


Sebenarnya kamu bukan takut kehilangan,

Mungkin kamu hanya takut kesepian,

Takut merasa sendirian,

Takut untuk mengetahui kenyataan,

Bahwa tidak selamanya ada orang yang menemanimu hingga pulang.

Sekarang kamu harus belajar,

Belajar berdiri di atas kakimu sendri,

Belajar berpijak pada duniamu sendiri,

Belajar berjalan sejalan dengan jalanmu sendiri.

Tentunya yang tidak merugikan orang lain (lagi).

Kamu harus bisa mengembangkan senyummu,

Mengepak sayapmu,

Menyapa dunia takdirmu.

Berjalan santai dengan senyum menawan,

Memperlihatkan bahwa kamu baik-baik saja tanpa kawan seperjuangan.

Lawanmu adalah dirimu sendiri,

Dan kawan sejatimu hanyalah amal baikmu.

Semoga kamu menyadarinya sejak dini,

Agar kamu tidak menyesal hingga nanti.




Bogor, 31 Agustus 2022

Salam cinta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sampai Layu

Sampai Layu Tertampar oleh embun pagi hari ini, menyadarkanku pada sebuah cerita amukan hati. Ada seseorang yang memiliki taman di belakang rumahnya. Ia suka melihat tanaman dan bunga-bunga terlihat indah di sana. Namun, ada satu tanaman bunga mawar yang layu, bahkan seperti tak ada gairah untuk tumbuh. Sejak saat itu, perhatiannya selalu beralih pada tanaman itu, setiap hari setiap pagi dan petang bahkan di siang haripun ia terus menyiram merawatnya dengan penuh kasih sayang. Dengan harapan ia bisa tumbuh besar dan berbunga indah. Namun, dari sisi sang pohon mawar. Ia sangat enggan untuk tumbuh apalagi berbunga seperti yang di harapkan pemiliknya. Sudah lebih dari sebulan lamanya tak ada perubahan apapun, yang ada hanya goresan luka di jari sang pemilik karena terkena duri sang mawar. Dan karena kelembutan dan kesabaran pemilik akhirnya sang mawar terketuk untuk kembali bangkit. Walau, ragu melanda sangat dahsyat. Nyatanya, ia sangat tahu, bahwa ia disukai saat ia indah, namun jika ia...

Tenggelam

  Posisiku terkalahkan Tenggelam dalam angan-angan Berlindung pada bayang-bayang Dalam luasnya lautan kenangan Diriku tolong lupakan Tentang semua yang tak perlu dihalukan Cukup sampai sini sudahkan Semua berakhir seakan-akan Janur kuning sudah terbentang -Suny Ayundha Bogor, 29 Okt 2020

Khawatir

Tubuhmu memang diam, namun pikiranmu terus berjalan. Memikirkan pertanyaan 'kenapa' dan 'bagaimana' Sebegitu sulitnya ya hidup di dunia? Sampai hampir lupa pada tujuan awal diciptakannya manusia. Padahal dunia ini hanya senda gurau, tipu daya yang sifatnya fana. Bukankah semua sudah tertakar dan tidak akan pernah tertukar? Lantas mengapa kita mengkhawatirkan masa depan yang belum ada dalam genggaman? Allah sudah tuliskan, dan pasti Allah wujudkan dalam takdirnya. Tugas kita hanya menjalankan dengan sebaik-baiknya dan tidak melupakan kewajiban kita sebagai hamba-Nya. Hamasah and keep istiqomah✨ Bogor, 26 November 2021